“Digitalisasi Pelayanan Kepegawaian Harus Dilanjutkan Setelah Pandemi Covid-19 Berakhir”

Sahabat pembaca Info ASN, sudah tahukah anda bahwa terhitung tanggal 1 April 2020, seluruh pelayanan kepegawaian secara digital/paperless, dan tanda tangan untuk Pejabat Pengawas sudah menggunakan digital signature” jelas Kepala Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bandung Imas Sukmariah dalam sambutannya setelah melantik dan mengambil sumpah/janji 11 Pejabat Administrator dan Pengawas pada pada Senin (18/05/2020). Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji ini dilaksanakan dengan menerapkan standar dan prosedur protokol kesehatan Covid-19 serta disiarkan secara langsung melalui media virtual Zoom dan YouTube BKN Pusat.
Imas menyampaikan bahwa pelayanan kepegawaian secara digital tersebut akan tercapai dengan komitmen tinggi dan kinerja seluruh pegawai Kanreg III BKN dengan berupaya untuk memberikan fasilitasi bimbingan teknis dan menyamakan persepsi bahwa pelayanan kepegawaian sudah beralih ke era digitalisasi.”Di tengah situasi pandemi Covid-19, pelayanan kepegawaian secara digital akan terus dilanjutkan setelah masa Covid-19 berakhir karena ini sudah merupakan kebutuhan di era globalisasi,” jelas Imas. Kemudian ia menyampaikan harapannya kepada para pejabat yang dilantik untuk melakukan inovasi/terobosan bisnis kerja dengan tetap sesuai ketentuan yang berlaku.

Pada pelantikan tersebut, Kepala BKN Bima Haria Wibisana dalam pengarahannya menyampaikan bahwa wabah Covid-19 telah membuat instansi pemerintah melakukan inovasi dan terobosan dengan memanfaatkan teknologi informasi. “Sudah banyak wacana untuk meneruskan apa yang kita telah bisa kita lakukan pada birokrasi ini secara digital dari rumah. Mungkin wabah ini akan berakhir dalam dua tahun, tapi dampaknya akan permanen seperti dalam proses bisnis kita,” ungkap Bima.

Lebih lanjut Bima menambahkan, karena Work From Home (WFH) telah membuat banyak inovasi yang memudahkan proses bisnis yang dilakukan secara digital, seperti digital signature. “Ini perlu kita jaga intensitasnya sehingga kita tetap memiliki kreativitas dan inovasi,” harap Bima.

Berita ini bersumber dari BKN

Posting Komentar

0 Komentar