Pemerintah Siapkan Sistem agar Nilai Peserta Seleksi Berbasis CAT BKN Tak Dapat Dimanipulasi

Sahabat pembaca blog pendidikan ipa, sudah tahukah anda bahwa Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian (Sinka) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Suharmen, Kepala Pusat Pengembangan Sistem Rekrutmen BKN Heri Susilowati, dan Plt. Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) BKN Paryono meninjau langsung pelaksanaan proses Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi instansi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) di titik lokasi (Tilok) Gedung Pencak Silat TMII, Jakarta Timur. Total peserta yang akan mengikuti SKD mulai tanggal 17 – 21 Februari 2020 ini sebanyak 11.407 orang.

SKD ini dilaksanakan sebanyak 5 (lima) sesi setiap harinya kecuali hari jumat sebanyak 3 (tiga) sesi. Dalam tinjauan tersebut, Deputi Sinka BKN Suharmen memaparkan berkaitan dengan kerahasiaan soal yang tidak bisa diakses oleh sembarangan orang. Selain itu, Bank soal dienkripsi (dikunci) oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). “Proses pelaksanaan tes di ruangan seleksi, soal-soal yang keluar untuk setiap peserta akan berbeda. Skor muncul real time dan dapat dipantau oleh umum atau para pengantar di layar LCD yang sudah disiapkan oleh panitia. Dengan sistem ini, nilai peserta tidak mungkin bisa dimanipulasi,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, hadir pula Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah. Menaker Ida mengingatkan agar para peserta ujian CPNS percaya terhadap kemampuan dan potensi diri sendiri selama mengikuti tes dan jangan pernah tergoda berbagai modus penipuan. Menaker Ida juga mengapresiasi antusiasme para peserta seleksi CPNS yang sudah datang satu setengah jam sebelumnya. PNS merupakan suatu cara untuk mendedikasikan diri kepada negara.

Berita ini bersumber dari BKN.

Posting Komentar

0 Komentar