BKN Beri ASN Alternatif Pembiayaan Mikro Melalui Dumi

Sahabat pembaca blog pendidikan ipa, sudah tahukah anda bahwa Badan Kepegawaian Negara (BKN) bekerja sama dengan Bank Mandiri Taspen (Mantap) dan PT Fidac Inovasi Teknologi meluncurkan aplikasi Dumi (Duit Mikro) pada Rabu (29/01/2020) di Aula Kantor Pusat BKN. Agenda peluncuran kali ini sebagai tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memimpin Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Strategi Nasional Keuangan Inklusif di Kantor Presiden pada Selasa kemarin. Dalam Rapat Terbatas tersebut, Presiden Jokowi menekankan pentingnya memprioritaskan perluasan dan kemudahan akses layanan keuangan formal yang tidak terjangkau oleh layanan perbankan di seluruh lapisan masyarakat, termasuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Indonesia.

Dumi merupakan alternatif pembiayaan mikro berbasis teknologi atau biasa disebut dengan FINTECH dengan suku bunga kompetitif dan proses pencairan yang cepat. “Kehadiran aplikasi ini bukan sebagai pesaing bagi lembaga keuangan lain, tapi diharapkan dapat bersinergi untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya kepada para ASN sehingga dapat memaksimalkan inklusi keuangan di Indonesia,” tegas Direktur PT Fidac Harry Fardan. Digandengnya Bank Mantap dalam peluncuran aplikasi Dumi ini karena Bank Mantap merupakan anak dari 2 BUMN besar, yaitu Bank Mandiri dan PT Taspen yang fokus dalam pembayaran dan pembiayaan pensiunan untuk mensejahterakan ASN, di mana hal itu sejalan dengan visi BKN.

“Bank Mantap didesain untuk melayani para ASN. Ke depannya kita terus akan melakukan terobosan – terobosan untuk memfasilitasi layanan dengan proses yang cepat dan efisien,” ungkap Direktur Utama Bank Mantap Josephus K Triprakoso. Dalam prosesnya, ASN BKN dapat mengajukan pinjaman dapat mengunduh aplikasi Dumi di App Store, Android. Approval pengajuan pinjaman akan diinformasikan dalam waktu dua hari kerja kepada ASN.

“Hadirnya Dumi, ASN akan memiliki alternatif sumber pendanaan bagi pemenuhan kebutuhan ekonomi pegawai secara lebih luas. Selain itu sudah waktunya kita menggunakan instrumen teknologi seperti ini untuk meningkatkan kesejahteraan ASN,” tegas Kepala BKN Bima Haria Wibisana dalam sambutannya. “PNS Pensiunan pun bisa menggunakan Dumi,” tambahnya. Pada tahap awal, Dumi baru dapat diakses oleh pegawai di lingkungan BKN.

Peluncuran aplikasi Dumi ini dihadiri oleh Kepala BKN Bima Haria Wibisana, Direktur Utama Bank Mantap, Josephus K Triprakoso, Direktur PT Fidac Harry Fardan, jajaran pejabat dan pegawai dari lingkungan BKN, Bank Mantap, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Polri, Kejaksaan Agung, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, BKKBN, Bappenas, Dewan Korpri Nasional, dan lainnya.

Berita ini bersumber dari BKN.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar