Latihan Soal PAS IPA SMP Kelas 8 Kurikulum 2013 (Update)


Sahabat pembaca Blog Pendidikan IPA, berikut ini Contoh Latihan Soal Ujian Akhir Semester (UAS) IPA Kelas 8 Kurikulum 2013 yang bisa anda download dan pelajari untuk persiapan menghadapi UAS IPA Kelas 8 SMP Kurikulum 2013.

Link : Download

Demikian semoga bermanfaat

Rilis Patch EDS Dikdasmen 2019.11.21 dan Solusi Permasalahan PMP

Kepada Yth
Kepala LPMP, Dinas Pendidikan dan Kepala Sekolah 
di Seluruh Indonesia
Dengan hormat,
Menindaklanjuti Surat Edaran Nomor 16673/D1/TU/2019 tanggal 19 November 2019 tentang percepatan pengumpulan data Evaluasi Diri Sekolah (EDS) serta mengamati permasalahan sekolah-sekolah dalam proses Pemetaan Mutu Pendidikan khususnya pengisian instrumen EDS Dikdasmen baik secara offline maupun online, maka Ditjen Dikdasmen mengambil langkah perbaikan untuk segera mengatasi permasalahan di lapangan yaitu dengan merilis Patch EDS Dikdasmen Offline versi 2019.11.21 pada tanggal 29 November 2019. Adapun batas pengumpulan data Evaluasi Diri Sekolah (EDS) yaitu sampai dengan tanggal 10 Desember 2019.
Daftar perubahan (change log) Patch EDS Offline 2019.11.21 adalah sebagai berikut:
1. [Perbaikan] alternatif sinkronisasi
2. [Perbaikan] kuesioner di server (harus melalui prefill terbaru / sinkronisasi)
3. [Perbaikan] kuesioner untuk Responden Siswa (Point E, harus melalui prefill terbaru / sinkronisasi)
4. [Perbaikan] kuisioner untuk Responden Komite (Point E, harus melalui prefill terbaru / sinkronisasi
5. [Perbaikan] aplikasi dapat diakses secara multiuser melalu Local Area Network (LAN)
6. [Pembaharuan] tombol hitung rekap kemajuan / progres pengisian responden
7. [Perbaikan] penghitungan minimum jumlah responden
8. [Pembaharuan] deteksi akun ganda untuk sekolah yang gagal login dan sinkronisasi
Langkah-langkah yang harus dilakukan sekolah untuk menindaklanjuti perubahan di atas: 
1. Bagi yang sudah pernah mengisi instrumen, disarankan sinkronisasi terlebih dahulu
2. Unduh Installer Aplikasi EDS Dikdasmen Offline versi 2019.11 pada laman pmp.kemdikbud.go.id (jika sudah ada tidak perlu diinstalll)
3. Unduh Patch EDS Dikdasmen Offline versi 2019.11.21 tersedia pada laman pmp.kemdikbud.go.id/unduhan atau pada bagian lampiran berita ini
4. Uninstall EDS Dikdasmen versi Offline (khususnya bagi belum pernah mengisi instrumen, abaikan no.4 jika tidak mengalami kendala instalasi aplikasi EDS Offline)
5. Generate dan unduh prefil reguler terbaru pada laman pmp.kemdikbud.go.id/unduhan 
6. Install Aplikasi EDS Offline 2019.11.17 (jika EDS sudah tesedia, langsung install patch saja)
7. Install Patch EDS Offline 2019.11.21
8. Salin file prefil terbaru ke folder C:\prefill_dapodik 
Penjelasan: Pastikan file prefil dengan ekstensi .pmp ! Perbedaan ekstensi ini dipastikan akan berakibat gagal registrasi. 
        a. Contoh prefill berhasil: 457312j231dhbj213k23jkj375ddk2.pmp
       b. Contoh prefill gagal: 457312j231dhbj213k23jkj375ddk2.enc atau 457312j231dhbj213k23jkj375ddk2 (1).pmp 
9. Registrasi ulang dgn prefil terbaru menggunakan akun, password terbaru dan kode registrasi dapodik
10. Login EDS Dikdasmen menggunakan akun dapodik dan password terbaru
11. Jika tampil terdeteksi akun ganda, Pilih/ceklis akun operator(kepsek) sekolah yang aktif
12. Lakukan Sinkronisasi sebelum melakukan pengisian, untuk mengunduh perbaikan instrumen
13. Tentukan dan pilih kandidat responden pada menu Manajemen Pengguna
14. Mulailah mengerjakan pengisian kuisioner/instrumen EDS sampai seluruh responden
15. Lakukan Sinkronisasi (batasan 10 kali sinkronisasi per hari per sekolah)
16. Lakukan Hitung Rapor Mutu melalui Login Aplikasi EDS Dikdasmen Online
17. EDS siap untuk diverifikasi dan validasi oleh Pengawas.
Terima kasih. Semoga bermanfaat dan menjadi solusi bagi kita semua.
Salam Satu Data!
Admin PMP Dikdasmen
Link alternatif unduhan Patch EDS Dikdasmen 2019.11.21:
Sumber : PMP DIKDASMEN

BKN Gelar Rapat Pembahasan Soal SKB CPNS 2019

Sahabat pembaca Blog Pendidikan IPA, sudah tahukah anda bahwa Kepala Pusat Pengembangan Sistem Rekrutmen Aparatur Sipil Negara (PPSR ASN) BKN, Heri Susilowati menguraikan sejumlah panduan mengenai penyusunan soal Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) khususnya bagi peserta seleksi CPNS formasi BKN. Heri menuturkan Peraturan BKN Nomor 11 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan Soal SKB dan Pengintegrasian ke dalam sistem Computer Assisted Test (CAT) BKN sebagai acuan utama. Hal itu dituturkan Heri di hadapan sejumlah Pejabat tinggi Pratama, Tim Penyusun Bank Soal dan Pranata Komputer BKN.

"Langkah-langkah yang perlu disiapkan dalam penyusunan bank soal ini dimulai dari tahap perencanaan yakni pembentukan tim penyusun soal SKB di lingkup BKN, kemudian menyiapkan soal sesuai dengan formasi yang dibuka di BKN, menyusun kisi-kisi naskah soal jabatan dilanjutkan dengan tim admin memasukkan referensi materi, kisi-kisi naskah dan soal. Selanjutnya tim pembuat soal menulis naskah soal pada aplikasi dan melakukan penelaahan dan terakhir tim admin melakukan backup aplikasi,” terangnya saat Rapat Pembahasan Tim Penyusun Soal SKB CPNS BKN pada Kamis, (28/11/2019) di Kantor Pusat BKN Jakarta.

Pada awal pembahasan, Sekretaris Utama BKN Supranawa Yusuf juga mengingatkan kepada tim penyusun soal agar memperhatikan betul materi soal yang dirancang agar sesuai dengan masing-masing jabatan pada formasi yang dibuka. Menurutnya kendala materi SKB yang ditemukan pada seleksi sebelumnya, misalnya pertanyaan yang tidak relevan dengan pilihan jawaban atau soal berulang idealnya tidak terulang kembali karena panduan penyusunan soal SKB sudah diatur dalam Peraturan BKN ini.

Berita ini bersumber dari BKN.

PENGADAAN TENAGA BANTU PEMDA DIY TAHUN 2020 MELALUI SELEKSI UMUM

Berdasarkan Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 74 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Tenaga Bantu, maka Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta akan melaksanakan pengadaan tenaga bantu Tahun 2020 melalui seleksi umum (formasi sebagaimana Lampiran) dengan ketentuan sebagaimana tersebut pada pengumuman ini.
download pengumuman disini
Sumber : BKD Provinsi DIY

Mendikbud Imbau Guru Lakukan Perubahan Kecil di Kelas untuk Mendorong Inovasi Pembelajaran

Sahabat pembaca Blog pendidikan IPA, sudah tahukah anda bahwa Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim memimpin upacara bendera memeringati Hari Guru Nasional (HGN) 2019, di halaman kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jakarta, Senin (25/11/2019). Peringatan HGN 2019 mengangkat tema "Guru Penggerak Indonesia Maju".

Mendikbud menyampaikan apresiasi atas gotong royong pemajuan pendidikan di tanah air. "Apresiasi saya yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran pemerintahan, baik Kemendikbud dan pemerintah pusat, maupun dinas pendidikan di seluruh Indonesia, atas pelaksanaan program-program selama lima tahun terakhir yang sudah berdampak positif terhadap pendidikan di nusantara," tuturnya.

Sedikit berbeda dengan upacara sebelumnya, kali ini Mendikbud Nadiem mengajak peserta untuk menyimak video pidato Hari Guru Nasional yang telah disiapkan. Video tersebut juga bisa disimak melalui kanal media sosial Kemendikbud.

Mendikbud berpesan agar para guru dapat mulai melakukan perubahan kecil di kelas yang mendorong inovasi pembelajaran. "Perubahan adalah hal yang sulit dan penuh ketidaknyamanan. Satu hal yang pasti, saya akan berjuang untuk kemerdekaan belajar di Indonesia," tuturnya dalam video.

"Apa pun perubahan kecil itu, jika setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia ini pasti akan bergerak," tambah Mendikbud.

Upacara peringatan Hari Guru Nasional 2019 di kantor Kemendikbud dihadiri oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Mendikbud Kabinet Pembangunan VI Wardiman Djojonegoro, dan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Kabinet Indonesia Bersatu I Bambang Sudibyo. Turut hadir Wakil Mendikbud Kabinet Indonesia Bersatu II Musliar Kasim dan Wiendu Nuryanti.

Merdeka belajar dan guru penggerak

Mendikbud Nadiem Anwar Makarim menekankan dua hal pokok dalam pidato Hari Guru Nasional 2019 yang disampaikannya, yaitu kemerdekaan dalam belajar dan reformasi pendidikan yang dimulai dari pergerakan para guru.

"Hari Guru Nasional ini suatu hari yang bermakna. Karena tidak ada artinya apapun reformasi pendidikan tanpa pergerakan guru. Guru adalah mulainya dan akhirnya, ada di guru. Itu sebenarnya esensi pidato hari ini," ungkap Mendikbud Nadiem Anwar Makarim.

Mendikbud berjanji untuk membantu mewujudkan kemerdekaan dalam belajar. "Unit pendidikan, yaitu sekolah, kemudian guru, dan muridnya memiliki kebebasan untuk berinovasi, belajar dengan mandiri, dan kreatif," ujar Mendikbud.

Ia juga menyoroti pentingnya gerakan perubahan yang dimotori oleh para pendidik. Guru penggerak, disebut Mendikbud sebagai guru yang mengutamakan muridnya. Seorang guru penggerak akan mengambil tindakan tanpa disuruh atau diperintah untuk mengembangkan muridnya. "Filsafatnya sama, semua yang terbaik untuk anak," ujar Mendikbud.

Mendikbud menekankan rencana Pemerintah untuk membantu memerdekakan guru-guru penggerak ini agar dapat melakukan berbagai macam inovasi pembelajaran. "Dari sisi regulasi dan birokrasi juga harus kita dukung. PR kita banyak. Apa saja aturan-aturan, regulasi, dan kebijakan yang mungkin tidak memberikan mereka ruang inovasi dan ruang gerak untuk yang terbaik," jelas Mendikbud.

Untuk itu, saat ini Mendikbud bersama jajarannya sedang melakukan pengkajian untuk menyederhanakan beban guru sehingga dapat lebih fokus pada inovasi pada pemelajaran. "Semua kedirjenan, semua staf khusus, semua eselon I di kementerian saya, kita kompak untuk menyisir peraturan untuk kita sederhanakan," terangnya.

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.

Pendaftaran CPNS Instansi Kurang dari 15 Hari Kalender Jadi Pembahasan FGD Permasalahan Kepegawaian

Sahabat pembaca Blog pendidikan IPA, sudah tahukah anda bahwa Direktur Pengawasan dan Pengendalian Bidang Kenaikan Pangkat dan Pemberhentian Jabatan (KPPJ), Paryono menguraikan beberapa temuan permasalahan kepegawaian yang tengah ditindaklanjuti oleh Kedeputian Wasdal, yakni beberapa di antaranya mengenai rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang saat ini masih dalam tahap pendaftaran daring (online). Salah satunya misalnya soal masa waktu pendaftaran di sejumlah instansi yang kurang dari 15 hari kalender.

“Ketentuan minimum tenggat waktu pendaftaran CPNS sudah jelas di Pasal 24 Peraturan Pemerintah 11/2017 tentang Manajemen PNS, setiap instansi idealnya mengacu pada peraturan ini. Namun BKN melalui Kedeputian Wasdal menemukan beberapa instansi menetapkan jadwal pendaftarannya kurang dari 15 hari,” terangnya dalam Focus Group Discussion (FGD) Permasalahan Kepegawaian dan Pemberhentian Jabatan yang digelar Wasdal Bidang KPPJ di Kantor Pusat BKN Jakarta pada Senin, (25/11/2019).

Menindaklanjuti temuan tersebut, Paryono yang juga sekaligus menjabat sebagai Plt Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN itu mengatakan bahwa Kedeputian Wasdal sudah meminta sejumlah instansi merevisi jadwal penutupan pendaftarannya dan mengumumkannya kepada pelamar. “Sebelumnya ada instansi yang menjadwalkan penutupan pendaftaran daringnya hanya sampai tanggal 20 November, kemudian Kedeputian Wasdal memberikan rekomendasi kepada instansi tersebut, dan akhirnya jadwal penutupan pendaftarannya sudah diubah di portal sesuai 15 hari kalender,” tuturnya.

Selain persoalan masa pendaftaran yang belum sesuai PP 11/2017, Deputi BKN Bidang Wasdal, Otok Kuswandaru juga mengungkapkan sejumlah permasalahan seperti keterlambatan instansi menginput formasi ke portal, pembatasan usia pelamar yang tidak sesuai regulasi, sampai soal persyaratan pelamar di instansi daerah harus berasal dari daerah yang sama menjadi beberapa temuan Kedeputian Wasdal sampai pendaftaran hari ke-15 saat ini.

Sebelumnya Kepala BKN Bima Haria Wibisana yang berkesempatan membuka FGD tersebut mengingatkan salah satu peran Kedeputian Wasdal mencakup pengendalian berupa penindakan dan tindak lanjut terhadap implementasi aturan yang belum tepat.

Berita ini bersumber dari BKN.

Pendaftaran CPNS Formasi BKN Diperpanjang Hingga 30 November 2019

Sahabat pembaca Blog Pendidikan IPA, sudah tahukah anda bahwa sehubungan dengan akan dilakukan penyesuaian setting Scheduled Maintenance, portal https://sscasn.bkn.go.id tidak dapat diakses sementara pada Selasa (26/11/2019) pukul 00:01-05:00 WIB. Penyesuaian setting tersebut dilaksanakan berdasarkan hasil rapat Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) mengenai batas waktu pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019.

Plt. Kepala Biro Humas BKN, Paryono menyampaikan bahwa guna mengimplementasikan hasil rapat Panselnas, Badan Kepegawaian Negara (BKN) turut memperpanjang masa pendaftaran seleksi CPNS tahun 2019 untuk Formasi BKN. Pendaftaran yang semula akan ditutup pada 25 November 2019, diperpanjang menjadi 30 November 2019 pukul 24:00 sesuai Pengumuman Nomor: 04/PANPEL.BKN/CPNS/XI/2019 tanggal 22 November 2019. “Hal tersebut dilakukan dalam rangka memberikan kesempatan yang lebih luas kepada masyarakat untuk mendaftar seleksi CPNS tahun 2019,” ujar Paryono.

Paryono melanjutkan, Kepala BKN telah meminta Instansi yang telah menentukan batas waktu pendaftaran kurang dari 15 hari untuk memperpanjang pendaftaran sekurang-kurangnya 15 hari dan maksimal 20 hari kalender sesuai Surat Edaran Nomor: K 26-30/V 189-3/99 perihal Batas Waktu Pendaftaran CPNS 2019. Bagi Instansi yang telah menentukan batas waktu pendaftaran antara 15 sampai dengan 20 hari kalender dapat melanjutkan proses pendaftaran hingga batas waktu tersebut. “Pelamar dapat memantau batas waktu pendaftaran yang telah disesuaikan tersebut dalam portal SSCN melalui menu periode pendaftaran dalam menu layanan informasi,” ujar Paryono.

Instansi yang akan melakukan perpanjangan batas waktu pendaftaran maksimal 20 hari kalender, diwajibkan mengirimkan surat permohonan kepada Kepala BKN selaku Ketua Pelaksana seleksi CPNS tahun 2019.

Berita ini bersumber dari BKN.

Rilis Pembaruan Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020.a Patch 2


Yth. Bapak/Ibu
1. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi
2. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota
3. Kepala LPMP
4. Kepala SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB
di seluruh Indonesia


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Menindaklanjuti laporan-laporan adanya bugs pada Aplikasi Dapodikdasmen versi 2020.a Patch 1 pada saat akan melakukan sinkronisasi dan juga adanya kesulitan dalam pemutakhiran akun GTK, yang bugs dan kesulitan tersebut akan dapat mengganggu kelancaran sekolah dalam melakukan pemutakhiran data, bersama ini kami sampaikan bahwa  telah dilakukan perbaikan dan penyesuaian di Aplikasi Dapodikdasmen versi 2020.a Patch 1. Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020.a Patch 2 dirilis dalam rangka mengatasi permasalahan tersebut.

Perbaikan yang dikemas dalam Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020.a Patch 2 dirilis dalam bentuk UPDATER dan Pembaruan Online. Bagi sekolah yang menggunakan Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020.a maupun yang telah menggunakan versi 2020.a Patch 1 untuk melakukan pembaruan ke versi 2020.a Patch 2 dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

1. Unduh dan Install 2020.a Patch 2 (PATCH UPDATER)
Untuk melakukan pembaruan ke 2020.a Patch 2 secara manual, langkah-langkahnya sebagai berikut:
a) Unduh file 2020.a Patch 2 pada menu unduhan pada laman: dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id
b) Lakukan instalasi sampai dengan selesai.
c) Lakukan refresh (Ctrl + F5).

2. Pembaruan ONLINE
Langkah-langkah untuk melakukan pembaruan secara online sebagai berikut:
a) Pastikan komputer terkoneksi internet.
b) Silahkan login pada Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020.a atau versi 2020.a Patch 1
c) Masuk pada menu Pengaturan, Cek Pembaruan Aplikasi, klik pada tombol “Cek Pembaruan”.
d) Maka ditampilkan keterangan bahwa Pembaruan Tersedia. Pembaruan Tersedia (Patch 2020.a Patch 2) Apakah Anda ingin melanjutkan? Pastikan tidak menutup jendela browser sebelum proses pembaruan selesai!
e) Klik tombol “Lanjutkan”, maka sistem akan melakukan update pembaruan.
f) Setelah proses selesai, klik tombol “Muat ulang halaman sekarang”.
g) Jika diperlukan, lakukan refresh (Ctrl + F5).


Berikut adalah daftar perubahan pada Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020.a. Patch 2:
  1. [Pembaruan] Penambahan informasi Nama Bendahara BOS pada menu Beranda
  2. [Perbaikan] Bugs login untuk peran Peserta Didik
  3. [Perbaikan] Bugs pada pengiriman sinkronisasi
  4. [Perbaikan] Bugs pada validasi khusus sekolah di bawah naungan Kementerian Agama
  5. [Perbaikan] Perbaikan aturan pada login operator sekolah dapat mengubah semua email GTK yang terdaftar pada menu Edit GTK
Demikian informasi yang kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja sama Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Salam Satu Data,

Admin Dapodikdasmen


LAMPIRAN
Link Unduhan Patch Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020.a Patch 2

Sumber : Dapodikdasmen

Solusi Aplikasi EDS DIKDASMEN 2019 Offline / PMP 2019 Offline Instrumen B12 Tidak Lengkap

Sahabat pembaca Blog Pendidikan IPA, sudah tahukah anda bahwa ada solusi untuk Aplikasi EDS DIKDASMEN 2019 Offline / PMP 2019 Offline Instrumen B11 Tidak Lengkap. Caranya mudah, anda hanya perlu melakukan sinkronisasi di server. Lanjutkan saja pengisian data sambil tiap akhir pekerjaan anda melakukan sinkronisasi. Nah, jika sudah saatnya, nanti pada saat proses sinkronisasi berhasil bisa 100% maka akan ikut terunduh juga instrumen yang sudah diperbaiki.

Setelah sukses sinkronisasi silahkan di cek, cari instrumen yang bertanda merah yang berarti belum selesai, klik instrumen yang berwarna merah, maka otomatis akan masuk ke Instrumen B13 nomor 12 dari 16, mundurkan satu langkah ke B12 nomor 11 dari 16, lengkapi datanya. Dan InsyaAlloh data anda akan menjadi selesai 100%.













Kemudian diantara anda yang menjadi operator sekolah dan sedang bingung karena tidak bisa melakukan sharing aplikasi EDS Dikdasmen 2019 / PMP 2019 secara Offline. 

Berikut solusinya :

Membagi aplikasi EDS Dikdasmen offline 2019 / PMP offline 2019 ke client supaya bisa diisi oleh beberapa PTK dan Siswa.
Step by step :
1. Ganti file main.aaf960b3 yang terletak di :
C:\Program Files (x86)\EDSDikdasmen\dataweb\frontend\static\js
2. Matikan Firewall di komuter host ataupun di client : Control Panel\System and Security\Windows Firewall\Customize Settings
3. lalu 
- Klik Start windows 
- Ketik sysdm.cpl 
- Klik CHANGE lalu isikan Computer Name tanpa spasi
- Klik OK
4. akses di komputer client ( namacomputer:1745 )
JANGAN LUPA Clear history/cache

Download filenya di sini : Download

Tahap Wawancara SKB CPNS 2019 Harus Menjunjung Tinggi Objektivitas

Sahabat pembaca Blog Pendidikan IPA, sudah tahukah anda bahwa Dalam pelaksanaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), kualifikasi pendidikan merupakan unsur sangat penting dan BKN tidak menoleransi jika ada perbedaan dalam hal tersebut. Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Mutasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN), Aris Windiyanto dalam Kegiatan Penyusunan Materi Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS Dosen di Lingkungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang digelar di Bekasi pada Senin (18/11/2019).

Aris melanjutkan bahwa pada proses SKB CPNS 2019 Kemenkes formasi Dosen sudah mengarah dan sesuai dengan kompetensi jabatannya, yaitu wawancara, praktek kerja dan Executive Brain Assessment. Namun, pada tahap wawancara harus memperhatikan objektivitas pelaksanaannya melalui bukti eviden para asesor yang dapat dipertanggungjawabkan. “Harus diperhitungkan parameter dan standarnya, serta lebih baik dilakukan dalam tim untuk menjunjung tinggi objektivitas,” ujar Aris.

Ismawingsih selaku Kepala Bagian Kepegawaian dan Umum Sekretariat Badan PPSDM Kesehatan pada Kemenkes menyampaikan bahwa kegiatan ini dalam rangka penyelenggaraan seleksi CPNS 2019 formasi Dosen di lingkungan Kementerkan Kesehatan. Dosen tersebut nantinya akan ditempatkan di 38 Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan dari Aceh hingga Jayapura. “Untuk itu, melalui kegiatan ini akan dilakukan review ulang mengenai materi SKB seleksi CPNS 2019 agar dapat merekrut tenaga pendidik yang berkompeten dan sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Kegiatan yang dilaksanakan hingga 20 November 2019 tersebut dihadiri oleh sejumlah praktisi akademik Politeknik Kesehatan Kemenkes, sejumlah Auditor dan panitia seleksi CPNS 2019 di lingkungan Kemenkes yang membahas lebih lanjut beberapa materi SKB CPNS 2019 formasi Dosen bersama beberapa narasumber lainnya.

Berita ini bersumber dari BKN.

RDP dengan Komisi II DPR RI, BKN Sampaikan Prediksi Pelamar CPNS 2019 Capai 4,5 Juta

Sahabat pembaca Blog Pendidikan IPA, sudah tahukah anda bahwa Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara BKN, KemenPANRB, dan KASN dengan Komisi II DPR RI periode 2019 – 2024, Kepala BKN Bima Haria Wibisana menguraikan sejumlah rangkaian rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019, mulai dari aspek infrastruktur sampai dengan rencana pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

“Per hari ini terhitung jumlah pelamar sudah mencapai 3 Juta, kami proyeksikan angka ini akan menembus 4,5 Juta pelamar. Dari pendaftaran online yang sudah berlangsung sejak 11 November, sejauh ini belum ada kendala berarti dari aspek infrastruktur, karena kami sudah antisipasi dengan memperbesar kapasitas sistem dibanding tahun lalu,” ungkapnya saat memaparkan Rencana Strategis (Renstra) BKN 2020 – 2024, termasuk laporan pelaksanaan CPNS 2019 yang tengah berjalan kepada Komisi II DPR RI, pada Senin, (18/11/2019) di Gedung Nusantara II DPR Jakarta.

Sementara untuk titik lokasi pelaksanaan CPNS, Bima mengatakan akan ada 652 titik lokasi yang disiapkan yakni mencakup seluruh Kantor BKN yang tersebar, cost sharing dengan sejumlah instansi vertikal dan instansi pemerintah daerah. Agenda rekrutmen CPNS 2019 ini juga akan berlangsung sampai tahun 2020. “Pelaksanaan CPNS sampai akhir tahun ini hanya pada tahapan seleksi administrasi, termasuk masa sanggah atas hasil pengumuman seleksi administrasi yang dikeluarkan masing-masing instansi. Selanjutnya untuk pelaksanaan SKD dan SKB diagendakan berlangsung sampai April 2020 mendatang,” terangnya.

Dari aspek komposisi kebutuhan penerimaan CPNS 2019, MenPANRB Tjahjo Kumolo menjelaskan ada dua prioritas kebutuhan tahun ini, yakni tenaga pendidikan seperti guru dan dosen, serta tenaga kesehatan. “Saat ini pemerintah tengah melakukan penataan komposisi Pegawai Negeri Sipil (PNS), targetnya birokrasi kita seluruhnya diisi jabatan-jabatan spesifik atau ahli di bidangnya,” jelasnya.

Selain pelaksanaan CPNS 2019, sejumlah kebijakan terkini seperti rencana perampingan struktur di birokrasi sesuai arahan Presiden, dan soal langkah penanganan ASN yang diduga terlibat radikalisme menjadi bahan pembahasan RDP perdana dengan anggota Komisi II DPR Periode 2019 – 2024 tersebut.

Berita ini bersumber dari BKN.

Solusi Aplikasi EDS DIKDASMEN 2019 Offline / PMP 2019 Offline Gagal Login Lewat Jaringan LAN

Sahabat pembaca blog pendidikan IPA, mungkin ada diantara anda yang menjadi operator sekolah dan sedang bingung karena tidak bisa melakukan sharing aplikasi EDS Dikdasmen 2019 / PMP 2019 secara Offline. 

Berikut solusinya :

Membagi aplikasi EDS Dikdasmen offline 2019 / PMP offline 2019 ke client supaya bisa diisi oleh beberapa PTK dan Siswa.
Step by step :
1. Ganti file main.aaf960b3 yang terletak di :
C:\Program Files (x86)\EDSDikdasmen\dataweb\frontend\static\js
2. Matikan Firewall di komuter host ataupun di client : Control Panel\System and Security\Windows Firewall\Customize Settings
3. lalu 
- Klik Start windows 
- Ketik sysdm.cpl 
- Klik CHANGE lalu isikan Computer Name tanpa spasi
- Klik OK
4. akses di komputer client ( namacomputer:1745 )
JANGAN LUPA Clear history/cache

Download filenya di sini : Download

Contoh Latihan Soal Ujian Akhir Semester (UAS) IPA Kelas 8 Kurikulum 2013

Sahabat pembaca Blog Pendidikan IPA, berikut ini Contoh Latihan Soal Ujian Akhir Semester (UAS) IPA Kelas 8 Kurikulum 2013 yang bisa anda download dan pelajari untuk persiapan menghadapi UAS IPA Kelas 8 SMP Kurikulum 2013.

Link : Download

Demikian semoga bermanfaat

Hasil PPU SMP Kabupaten Bantul Tahap 1

Hasil PPU SMP Kabupaten Bantul Tahap 1.

Berikut link-nya

Download

Waktu yang tepat download prefill Aplikasi EDS Dikdasmen Offline


Sahabat pembaca Blog Pendidikan IPA, terutama para operator sekolah. Mungkin ada diantara kamu yang kesulitan dalam mendownload prefill Aplikasi EDS Dikdasmen Offline. Sebenarnya ada satu trik yang berhasil untuk saya dan semoga berhasil juga untuk teman-teman operator. Nah, Trik ini terkait waktu download. Waktu yang paling tepat ternyata yaitu sekitar waktu subuh atau jam 04.00 WIB. Silahkan di coba bagi yang kesulitan, semoga berhasil.

PERMENPAN RB NOMOR 24 TAHUN 2019 TENTANG NILAI AMBANG BATAS TES SKD PENGADAAN CPNS TAHUN 2019



Permenpan RB No 24 Tahun 2019 Tentang Nilai Ambang Batas CPNS 2019 ini ditetapkan untuk menjamin terpenuhinya kompetensi dasar setiap Calon Pegawai Negeri Sipil ditetapkan standar penilaian dalam bentuk nilai ambang batas seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil.
Pasal 1 dalam Permenpan RB No. 24 Tahun 2019

Nilai ambang batas Seleksi Kompetensi Dasar adalah nilai minimal yang harus dipenuhi oleh setiap peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil.
Pasal 2 dalam Permenpan RB No. 24 Tahun 2019

Seleksi Kompetensi Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019 meliputi:
  1. Tes Karakteristik Pribadi (TKP);
  2. Tes Intelegensia Umum (TIU); dan
  3. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).
Pasal 3 dalam Permenpan RB No. 24 Tahun 2019

Nilai ambang batas Seleksi Kompetensi Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019 sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 yaitu:
a. 126 (seratus dua puluh enam) untuk TKP;
b. 80 (delapan puluh) untuk TIU; dan
c. 65 (enam puluh lima) untuk TWK.

Pasal 4 dijelaskan bahwa

Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 dikecualikan bagi peserta yang mendaftar pada jenis penetapan kebutuhan Formasi Khusus:
a. Putra/Putri Lulusan Terbaik Berpredikat “Dengan Pujian” /Cum Laude;
b. Penyandang Disabilitas;
c. Putra/Putri Papua dan Papua Barat; dan
d. Diaspora.

Selengkapnya Download PERMENPAN RB No 24/2019 


Sumber berita : Kabupaten Bengkayang

Pemerintah Tetapkan Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Tes CPNS

Sahabat pembaca Blog Pendidikan IPA, sudah tahukah anda bahwa Kesempatan untuk mengabdi kepada negara telah dibuka Pemerintah melalui rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019. Salah satu tahapan penting yang harus dilalui pelamar adalah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Seperti tahun sebelumnya, pelaksanaan SKD menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) dan diberlakukan nilai ambang batas yang menjadi penentu kelulusan pelamar ke tahapan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Di tahun ini, terdapat perbedaan nilai ambang batas/passing grade yang harus dilampaui pelamar dibandingkan tahun lalu.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Andi Rahadian mengatakan bahwa Kementerian PANRB telah melakukan evaluasi terhadap soal-soal SKD dan pelaksanaan tes CPNS tahun lalu sehingga terdapat perubahan passing grade dan jumlah soal. “Soal-soal tahun ini dinilai lebih berbobot dengan kontrol yang lebih ketat,” jelasnya di Jakarta, Rabu (13/11).

Berdasarkan Peraturan Menteri PANRB No. 24/2019 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS 2019, para pelamar dengan jalur formasi umum dan formasi khusus tenaga pengamanan siber (cyber security) harus melampaui passing grade sebesar 126 untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP), 80 untuk Tes Intelegensia Umum (TIU), dan 65 untuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Lanjutnya dikatakan, perubahan nilai ambang batas juga dipengaruhi karena komposisi soal yang berubah untuk tahun ini. Jumlah soal TWK yang semula 35 menjadi 30, sementara jumlah soal TIU semula 30 menjadi 35. Sedangkan jumlah soal TKP tetap yakni 35 soal.

Andi menegaskan bahwa perubahan ini tidak akan berpengaruh terhadap kualitas ASN. “Kami tetap mengedepankan kompetensi guna memperoleh CPNS yang berkualitas dan berkompeten,” jelas Andi.

Nantinya, peserta yang dapat mengikuti tes selanjutnya (SKB) adalah peserta yang memperoleh nilai passing grade tertinggi. Bila formasi hanya 1 maka 3 peserta dengan nilai tertinggi yang dapat ikut tahapan selanjutnya.

Tak hanya formasi umum dan formasi khusus cyber security, rekrutmen CPNS 2019 juga dibuka untuk formasi khusus lainnya. Bagi formasi khusus yang terdiri dari lulusan terbaik (cumlaude) dan diaspora, nilai kumulatif yang harus dilampaui adalah 271 dengan nilai TIU minimal 85. Sedangkan untuk penyandang disabilitas harus melampaui nilai akumulatif 260 dengan TIU paling rendah 70, serta putra/i Papua dan Papua Barat harus melewati nilai akumulatif minimal 260 dengan TIU 60.

Pemerintah juga memberikan perhatian khusus kepada beberapa jabatan yang kurang diminati/langka. Jabatan dokter spesialis, dokter gigi spesialis, dokter pendidik klinis, dokter, dokter gigi, instruktur penerbang nilai kumulatifnya paling rendah 271 dengan nilai TIU 80.

Sedangkan untuk pelamar pada jabatan rescuer, bosun, jenang kapal, juru mesin kapal, juru minyak kapal, juru mudi kapal, kelasi, kerani, oiler, nakhoda, mualim kapal, kepala kamar mesin kapal, masinis kapal, mandor mesin kapal, juru masak kapal, dan pengamat gunung api harus melampaui nilai kumulatif paling rendah 260 dengan TIU minimal 70.

Kelompok Soal Tes CPNS

Dalam SKD, terdapat tiga kelompok soal yakni TWK, TIU, dan TKP. TWK dimaksudkan untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara, dan Bahasa Indonesia.

Sementara TIU dimaksudkan untuk menilai 3 kemampuan yakni kemampuan verbal, kemampuan numerik, dan kemampuan figural. Kemampuan verbal meliputi analogi, silogisme, dan analitis, sedangkan kemampuan numerik adalah yang berhubungan dengan berhitung, deret angka, perbandingan kuantitatif, dan soal cerita. Lain halnya dengan kemampuan figural yakni mengukur kemampuan individu dalam bernalar melalui perbandingan dua gambar, perbedaan beberapa gambar, dan juga pola hubungan dalam bentuk gambar.

Terakhir, TKP untuk menilai perilaku terkait pelayanan publik, jejaring kerja, sosial budaya, teknologi informasi dan komunikasi serta profesionalisme.

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.

Hasil TPPU I UN SMP/MTs Kab. Bantul

Berikut ini hasil TPPU I UN SMP/MTs Kab. Bantul mata pelajaran Bahasa Inggris.

Link : Download Hasil PPU I Bahasa Inggris

Rilis Aplikasi Penjaminan Mutu Pendidikan Dikdasmen - EDS Dikdasmen Offline versi 2019.11

 
Yth. Bapak/Ibu
  1. Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan
  2. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi
  3. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota
  4. Pengawas Sekolah
  5. Kepala Sekolah
di seluruh Indonesia

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Dalam rangka percepatan pengumpulan data EDS di seluruh Indonesia, dengan semangat integrasi dan peningkatan kualitas data pokok pendidikan, Ditjen Dikdasmen telah merilis Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan tahun 2019 yang terdiri dari Aplikasi Web Portal PMP, EDS Dikdasmen Daring, Supervisi Mutu, dan Manajemen PMP Aplikasi tersebut dapat diakses dengan metode dalam jaringan (daring). Melihat kondisi jangkauan internet yang masih beragam pada sekolah-sekolah di beberapa wilayah Indonesia, Ditjen Dikdasmen merilis Aplikasi PMP Offline atau yang sekarang disebut Evaluasi Diri Sekolah (EDS) dengan metode luar jaringan (luring) atau Aplikasi EDS Dikdasmen Offline.
Kami menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang berpartisipasi aktif dalam pengembangan Aplikasi EDS Dikdasmen Offline mulai dari petugas LPMP, Dinas Provinsi dan Kabupaten/Kota, Fasilitator Nasional/Daerah, para pengawas, kepala sekolah, operator sekolah, dan Tim Pengembang Dapodik Ditjen Dikdasmen sehingga Aplikasi EDS Dikdasmen Offline versi 2019.11 dapat dirilis pada tanggal 11 November 2019. Batas Waktu pengiriman data Pemetaan Mutu Pendidikan yaitu tanggal 1 Desember 2019.
Beberapa catatan penting dalam Aplikasi EDS Dikdasmen Offline adalah:
  1. Pastikan di komputer/laptop Anda terinstall Aplikasi Dapodikdasmen
  2. Unduh Aplikasi EDS Dikdasmen Offline pada laman http://pmp.kemdikbud.go.id/unduhan
  3. Install Aplikasi EDS Dikdasmen Offline versi 2019.11
  4. Unduh prefill dengan menggunakan username, password, dan kode registrasi Dapodikdasmen pada laman http://pmp.kemdikbud.go.id/unduhan
  5. Masukkan file prefill sekolah Anda ke folder C:\prefill_dapodik
  6. Buka Aplikasi EDS Dikdasmen Offline dan lakukan proses registrasi seperti Aplikasi Dapodikdasmen
  7. Login ke Aplikasi EDS Dikdasmen Offline dengan menggunakan akun Dapodikdasmen
  8. Pilih kandidat responden pada manajemen pengguna sesuai dengan buku panduan
  9. Lakukan pengisian instrumen untuk seluruh responden
  10. Lakukan sinkronisasi untuk mengirim data EDS sekolah Anda
  11. Saran dan perbaikan dapat disampaikan melalui LPMP/Dinas Pendidikan atau menu laporan dan saran pada EDS Dikdasmen Daring.
  12. Panduan Penggunaan Aplikasi EDS Dikdasmen Offline dapat diunduh di laman http://pmp.kemdikbud.go.id/unduhan

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja sama Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam Satu Data
Admin PMP Dikdasmen

LAMPIRAN
Link Unduhan Aplikasi EDS Dikdasmen Offline Versi 2019.11
Sumber berita : DAPODIKDASMEN